Anugerah

Keadaan suatu desa yang terletak di dataraan tinggi pegunungan sudah semakin kering akan air bersih. Seorang bocah kecil bekerja keras mengambil air untuk menghidupi keluarganya yang rentan akan penyakit, ibunya kini mengurusi anaknya yang masih berusia 3 tahun, Ia merawat anaknya agar terhindar dari penyakit terutama soal air. Bocah kecil dengan keringatnya yang menetes berusaha mengambil air yang jaraknya 2 kilometer dan penuh halang-rintang yang menyebabkan kematian, sumber air sangat berdekatan dengan tambang emas  sehingga bocah tersebut harus menampung air yang keruh akan teruntuhan tanah yang terkoyak oleh getaran mata bor. Satu persatu bebatuan di ambil untuk membendung air yang mengalir agar kejernihannya tetap terjaga walaupun demikian kualitas air belum tentu baik untuk kesehatan, tetapi bocah tersebut dengan penuh harap dan kepolosannya menanti agar airnya lekas jernih. Selama 1 jam bocah tersebut hanya diam dan melamun melemparkan batu kerikil yang berada di hadapannya, selang 30 menit air tersebut jernih dan air di tampung ke dalam drum air yang hanya mampu menampung 10 liter. Tergopoh-gopoh bocah tersebut membawa air yang diambilnya, langkah terjuntai kesana kemari hingga tiba di rumahnya. Sang ibu menyambut bocah tersebut dengan suka cita dan tetesan air mata, kemudian sang ibu teringat akan masa lalunya “ Seandainya papa ada, mungkin nasib keluarga tak akan semalang ini”. Bocah tadi didekap oleh sang ibu dengan rasa penuh perhatian .

Lantunan doa dan harap tetap dibacakan sang ibu agar Allah s.w.t memberikan jalan terbaik untuk seluruh anggota keluarga. Jerit dan tawa mewarnai kehidupan berkeluarga sehingga sesulitnya hidup tak terasa tertutupi oleh warna- warni rintihan keluarga, kerjasama dalam kehidupan berkeluarga sangat dibutuhkan agar mempererat tali persaudaraan.

Pada tahun 1999 desa tersebut pernah mendapat musibah banjir besar yang menggenangi rumah-rumah penduduk dan banyak korban terluka akibat derasnya air yang menggenangi desa. Harta dan tempat tinggal seakan rata akan air keruh yang menenggelamkanya, tiang jurang pun kini telah tumbang sehingga longsor sering terjadi di desa dan menewaskan banyak korban. Terdengar pula pekikan suara dan tangis layak gemuruh langit menertawainya. Hal tersebut dampak dari kurangnya perhatian terhadap pelestarian sumber daya alam yang kini terbengkalai dan tertindak secara semena-mena.

Tuhan Yang Maha Esa kini menunjukan kekuasaanya bahwa betapa besar pengaruh air bagi umat manusia dan mahluk hidup yang mengisi alam semesta. Manusia seharusnya secara sadar dan berpikiran positif bahwa mahluk sesempurna apapun belum bisa menandingi kekuatan dan keesaan Tuhan Yang Maha Esa. Pendapat sunah Rosul mengatakan bahwa manusia adalah mahluk paling sempurna dan sebagai mandataris pengisi alam semesta, maka ia wajib mengatur dan mengolah alam semesta agar tidak terperalat olehnya. Sikap terbaik manusia kini hanya bisa bertobat dan memohon ampun bahwa selama ini manusia kurang memperhatikan dan bersikap angkuh terhadap alam, dengan kesadaran itu maka manusia harus termotifasi bahwa dirinya sudah sekian lama menggunakan air sebagai sumber utama kehidupan. Sebuah pendekatan terhadap pentingnya air sekaligus sikap terhadap pelestarian lingkungan yang lebih terfokus terhadap penekanan persahabatan dan pengakuan akan kedudukan fungsi air yang melebihi segalanya.

Hubungan air sangat berkaitan erat dengan kehidupan dan menjamin kehidupan mahluk Tuhan, dalam kaitan ini dapat diartikan bahwa air ialah apa saja yang mempunyai kaitan dengan kehidupan pada umumnya dan kehidupan manusia khususnya. Air dapat di katakan sebagai posisi kunci, oleh sebab itu manusia harus memiliki inisiatif dan mengambil suatu keputusan yang tepat dan akurat. Berbicara tentang tujuan fungsi air, manusia harus dapat memilah beberapa jenis fungsi air yaitu: upaya pengolahan dan pengaturan air harus dijalani dengan searah agar tidak terpengaruh oleh kecenderungan perubahan aturan sketsa yang menghancurkan kehidupan manusia. Maka melihat kenyataan itu, sangat keliru apabila manusia tidak berterima kasih terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Lalu salah pula jika manusia menyia-nyiakan kesempatan hidup yang tak ternilai ini dengan perbuatan-perbuatan yang merusak ekosistem air dan kondisi alam

Upaya pengembangan penyelamatan pola pemakaian kondisi air harus setara dengan kondisi kongkrit yang telah dialami oleh kehidupan mahluk hidup, keterikatan kebutuhan air pun kini selalu melekat erat apabila musim kering telah tiba. Begitulah manusia, tak mungkin dapat terpisahkan oleh kebutuhan akan air. Secara umum seseorang memang bisa hidup hanya dengan bernafas, tapi inti kebutuhan air hampir menyamai fungsi bernafas. Bagaimanakah sikap manusia terhadap fungsi air apabila air telah jarang di dapat? Atau bagaimana sikap yang benar terhadap pola kebutuhan air? Pertama-tama memang harus diakui bahwa sikap manusia terhadap fungsi air atau pola pengembangan sistem pengairan masih rendah dibandingkan dengan kehidupan orang-orang barat. Nah, dengan keberadaan demikian yang berfungsi sebagai hakikat, manusia yang harus mengambil sikap membutuhkannya, memerlukannya demi keberlanngsungan kehidupan manusia. Tidak dalam arti demikian. Manusia membutuhkan dalam pengertian manusia tak bisa lain harus berhubungan, jadi sikap manusia harus bersahabat dengan potensi keadaan air dan tidak dikatakan bergantung kepadanya.

Kebergantungan manusia terhadap air tidak dapat dikatakan dengan isapan jempol belaka tetapi harus diteliti secara umum maupun khusus dan hal mengenai kebergantungan air sangat mungkin terjadi penyimpangan-penyimpangan yang seharusnya tak mungkin dilakukan yaitu manusia bukan hanya terfokus pada pentingnya air tetapi harus memperhatikan kondisi alam yang kian hari semakin rata akan tanah, kondisi alam sangat mungkin berperan dalam proses pola penyimpanan air sementara dalam tanah misalnya: air diserap oleh tumbuhan agar tidak terjadi bencana banjir maupun longsor, kemudian air tersebut bisa kita gunakan apabila musim kemarau telah tiba yaitu dengan cara penggalian atau pengeboran sumur sebagai cadangan air. Sebagai sikap terbaik manusia, mengingat kenyataan bahwa memang manusia tidak dapat lagi terpisah dari fungsi air maupun kondisi alam yang menyertainya.

Melestarikan potensi air dalam kehidupan manusia melalui kesadaran diri sendiri maupun kesadaran sosial, atas dasar tersebut manusia diarahkan hidupnya untuk selalu ingat akan nikmat yang di berikan Tuhan Yang Maha Esa, di dalam hidup manusia dan harus di jadikan pedoman hidupnya. Dengan istilah lain, manusia senantiasa diingatkan oleh dirinya sendiri mengenai pola penataan dan peranan fungsi air. Nilai dari hal yang dilakukannya ialah suatu perbuatan yang dianggap baik dan berguna untuk menata suatu fungsi air yang sukar dikelola sebagaimana mestinya, tetapi tidak berarti meniadakan yang lain dan memperkecil makna kehadiran yang tidak sepatutnya terjadi dalam proses penataan potensi air. Keberadaan hal tersebut mengharuskan manusia untuk senantiasa mempertanyakan pikiran, perasaan dan tindakanya atas dasar ketaatan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Pikiran dan perasaan yang telah dialami sebagai rencana dan realita yang selama ini telah kita terima.

Cara penggunaan air dalam pola pengembangan potensi air yang selama ini telah dijalani belum ada pola pengaturan yang benar yaitu: penggunaan air dalam rumah tangga dan perusahaan besar, sebaliknya digunakan sebagai sarana penunjang kehidupan dalam kegiatan sehari-hari. Penggunaan air dalam rumah tangga yaitu penggunaan air selain air bersih untuk menyiram tanaman bisa menggunakan air sisa pencucian beras dan lainnya kecuali air sabun cucian, lalu jika sedang mandi jangan terlalu banyak membuang air. sedangkan dalam perusahaan besar yaitu : penggunaan air dalam proses industri tolong diperhatikan, sebab bisa berdampak pada kesehatan masyarakat yang terganggu pada pembuangan limbah perusahaan. Sebaiknya perusahaan besar harus mempunyai alat penetralisir limbah air menjadi bersih dan terjamin kwalitas air yang digunakan. Penggunaan cadangan air di dalam tanah harus diperhatikan secara teliti yang berguna untuk membasahi dan membantu proses pengairan di dalam tanah, dalam keadaan ini jumlah air yang disimpan di dalam tanah merupakan jumlah air maksimum jika terjadi pengeringan didalam tanah. Selanjutnya, jika kita membiarkan tanah mengalami kekeringan, maka sebagian ruang penyerapan akan terisi udara dan penggunaan air tidak berjalan secara efektif dan seefisien mungkin.

Peran serta generasi muda sangat dibutuhkan dalam proses penanggulangan pencemaran pada air bersih, generasi muda adalah peran utama dalam mencari solusi jalan keluar apabila terjadi pengeringan air bersih. Maka berbicara tentang peran serta yang harus dijalani, kita sebagai generasi penerus bangsa harus menyadari beberapa pilihan yang terfokus pada hati nurani masing-masing. Wujud dari peran serta generasi muda sangat  peran utama dalam kehidupan manusia, sepatutnya air harus dijaga untuk generasi berikutnya.

Himbauan yang saya sampaikan ialah kehidupan yang selaras antara manusia dan alam yang mengandung air terwujud, apabila air serta kegunaannya berperan pada kehidupan manusia dan bukan bencana bagi karunia kehidupan Tuhan. Bantulah seseorang yang butuh akan air bersih agar fungsi air tidak terbuang percuma.

Puisi tentang guna air

TULUS

Awan mentari elok dengan sayap tawa

Memberi seutas harapan di ujung ufuk

Kicauan bersiul senada

Memacu rindang pohon berdoa

Utas harap ingin tetesan embun

Terpancar pesona gemerincik sungai

Melangkah alur ke samudra

Entah bermuara kemana ?

Mesti semua telah sirna

Pada bisingnya dentingan lonceng

Tapi cuaca tak kunjung berubah

Kering tanah meluas

Retak tak beraturan

Kematian telah tiba

Menanti saat khayalan terhantam badai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s