Contoh-contoh pestisida alami

No Nama Bahan Cara Pembuatan Hama yang dikendalikan/ Keterangan
1 Sabun detergen

25 gram sabun detergen (satu bungkus kecil) dilarutkan dalam 15 liter air

Aphid.

Disemprotkan pada tanaman.

2 Abu dapur Campurkan 2 genggam abu dapur dengan 1 liter air bersih, lalu diremas-remas dan diendapkan. Endapannya dipisahkan dari airnya. Setiap 1 liter air ini dicampur lagi dengan 15 liter air bersih.

Aphid.

Disemprotkan pada tanaman.

3

Lem kanji

120 gram lem kanji dilarutkan dalam 3 liter air panas.

Aphid, tungau, kutu.

Terlihat setelag kanji membeku.

4

Kapur

Kapur 1 ons atau 4 sendok makan ditambah air 10 liter.

Hama trip, kutu.

Dicepretkan pada tanaman.

5

Minyak kelapa

½ minyak kelapa ditambah ½ ons sabun dilarutkan dalam 15 liter air.

Penggerek buah, kutu, ngengat.

Disemprotkan.

6

Tembakau

1 gulung tembakau semprul ditambah 200 cc minyak tanah direbus samapai mendidih. Cairan tersebut disaring dan didinginkan, lalu dicampur dengan 10 liter air.

Aphid, kutu.

Disemprotkan.

7

Bunga mentega

Daun dan kulit bunga mentega direndam dalam air kurang lebih 30 menit kemudian disaring.

Mengusir semut, lalat.

Disemprotkan.

8

Akar tuba

1 kg akar tuba ditambah1 kg biji mahoni digoreng kering, lalu ditumbuk. Hasilnya direndam dalam air 80 liter selama 2-3 minggu dan diaduk-aduk, lalu disaring. Larutan hasilnya 1 liter ditambah air 15 liter.

Ulat.

Disemprotkan.

9

Daun sirsat

1 genggam daun sirsat ditumbuk halus, setelah itu direndam air 10 liter selama 4-5 hari, lalu disaring.

Ulat.

Disemprotkan.

10

Akar tuba dan ubi gadung

Akar tuba, ubi gadung, air dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Semua bahan ditumbuk dan diaduk sampai rata, kemudian disaring.

Ulat.

Disemprotkan.

11

Daun sengon

Daun sengon yang masih basah disebarkan ke lahan sawah secara merata.

Ulat grayak.

12

Kunir

Akar ditumbuk, dicampur dengan urin sapi. Campuran ini diencerkan dengan air dengan perbandingan akar : urin : air = 1 : 2 : 6

Berbagai jenis ulat dan serangga.

Disemprotkan.

13

Biji buah mahoni

100 gram biji mahoni yang sudah dikupas ditambah 50 lembar daun jarak, direbus dngan air 1 liter sampai mendidih. Ditambahkan 50 gram tembakau, diaduk rata. Diangkat lalu didinginkan, lalu disaring. Biji mahoni yang sudah dihaluskan dicampur rebusan, tiap 2 cc : 1 liter air.

Ulat grayak.

Dismprotkan.

14

Abu kayu

  • Taburkan dalam parit sekeliling tanaman (parit lebar 10 cm, tinggi 5 cm)

  • Campur dengan air, disemprotkan.

  • Campur dengan air dan sabun.
  • Tabur pada perakaran (lobak, kol, bawang bombay)

Ulat grayak, siput.

 

 

 

Kumbang flea tomat.

 

Kumbang pada timun.

Root maggot.

15

Tembakau

¼ kg daun tembakau direbus dengan air 5 liter selama 30 menit, tambahkan 30 gram sabun, lalu disaring dengan aplikasi 1 : 4

Ulat, kumbang penggerek, tungau, menatoda.

Disemprotkan.

16

Serbuk jenu

60 gram serbuk jenu dilarutkan dalam 4,5 liter air. 120 gram sabun dilarutkan dalam 4,5 liter air. Keduanya dicampur dengan 13 liter (cara I).

 

Akar kulit kayu jenu ditumbuk, ditambah sedikti air lalu disaring, larutan 6 sendok makan untuk 3 liter air (cara II)

Berbagai jenis ulat dan serangga.

Disemprotkan

17

Bubur hama

Kumpulkan bermacam-macam hama, seperti: kupu, ulat, kumbang, belalang. Asal jangan nyamuk, lalat, kutu. Seberat 1 ons diblender/dihaluskan, diberi sedikit air, disaring. Aplikasi 5 cc : 1 liter air.

Berbagai jenis serangga dan disukai musuh alami.

Disemprotkan.

18

Ketela beracun

2 kg ketela beracun dan 1 kg ubi gadung ditambah 5 liter air, kemudian diperas dan disaring untuk 1 liter air perasan dicampur air 10 liter.

Ulat.

Disemprotkan.

19

Tomat

Didihkan batang dan daun tomat, didinginkan lalu disaring.

Ulat, lalat.

Disemprotkan.

20

Kayu pinus

Serbuk gergajian kayu pinus dijemur samapai kering, taburkan pada lahan yang terserang wereng.

Wereng dan telurnya.

21

Nimba

500 gram biji nimba dibuat serbuk, direndam dengan air 400 liter. Untuk lahan seluas 4000 m2.

Wereng, menatoda, bakteri, vrusm jamur.

22

Jerami

Jerami/sekam dibakar, ditambah belerang.

Walang sangit.

23

Kulit dan daun pucung/kluwek.

Kuali dan daun pucung/kluwek ditumbuk halus lalu direndam air selama 24 jam. Air rendaman disaring.

Walang sangit.

Disemprotkan.

24

Daun sirih

Daun sirih, daun jarak, puntung rokok dengan perbandingan 1 : 1 : 1. semua bahan ditumbuk jadi satu, ditambah air secukupnya, disaring. Aplikasi 5 cc untuk 1 liter air.

Walang sangit.

Disemprotkan.

25

Daun sirsat dan daun dringo

Daun sirsat 100 lembar, daun dringo 15 lembar, belerang, ditumbuk. Ditambah air 1 liter. Diperas lalu disaring, ditambah 1 liter air untuk aplikasi.

Walang sangit.

Disemprotkan.

26

Bunga kenanga

Bunga kenanga 1 genggam, ¼ kg ubi gadung, diparut, 2 ibu jari belerang dicampur air 1 liter. Semua bahan dihaluskan lalu disaring. Siap diaplikasikan.

Walang sangit.

Disemprotkan.

27

Minyak wangi

Minyak wangi dicampur sabun detergen lalu siap diaplikasikan dengan ditambah air secukupnya.

Walang sangit.

Disemprotkan.

28

Ubi racun dan biji

Ubi racun 2 kg dikupas lalu diparut. Biji karet 20 buah dikupas, lalu ditumbuk kasar ditambah air kelapa, dimasak setengah matang, ditambah ikan asin sebagi penarik.

Tikus.

Umpan.

29

Gadung

Gadung diiris-iris lalu dijemur 1-3 hari. Setelah kering dijadikan tepung diaduk dengan ikan asin untuk umpan.

Tikus.

Umpan.

30

PC/ semen

PC : bekatul : beras : ikan asin = 1 : 2 : 2 : 1 dicampur jadi satu dalam keadaan kering dimasukkan bumung untuk umpan. Reaksi semen dalam perut tikus mengeras, tikus tidak dapat buang akhirnya mati.

Tikus.

Umpan.

31

Jengkol

Jengkol diiris-iris disebarkan di lahan dalam keadaan kering, karena bau jengkol tikus tidak krasan.

Tikus.

Umpan mengusir.

32

Bumbung

Bumbung dipotong sepanjang 75 cm dipasang di tengah sawah yang diserang tikus.

Tius.

Umpan mengusir.

33

Dages/ kopra

Dages/ kopra dibuat kecil-kecil ditempatkan di pematang, tidak usah dikasih racun (nylimur).

Umpan tikus.

34

Laos

10 kg laos ditumbuk halus, ditambah 1 bungkus rinso ditambah ai, lalu disaring.

Kepinding tanah.

Disemprotkan.

35

Burus

Burus dikupas kulitnya sampai ke hatinya lalu ditumbuk halus diberikan pada aliran air (masuk pada rong).

Yuyu/kepiting.

Mengusir/ membunuh.

36

Kulit jengkol

Kulit jengkol dibuat tepung dicampur dengan air. Perbandingan 1 : 2 larutan 1 liter. Ditambah air 2 liter.

Orong-orog/ anjing tanah.

Disemprotkan.

37

Garam

Garam dapur 15 kg, abu, ditaburkan ke sawah yang terserang tungro dalam keadaan air macak-macak dan pematang jangan sampai bocor.

Tungro.

38

Jahe

1 kg laos, 1 kg jahe, 1 kg kunir. Ketiga bahan diparut disaring diambil airnya, setiap 2 sendok makan dicampur air 10-20 liter.

Jamur tanaman, fungisia.

Disemprotkan.

39

Gamping kawur

Gamping kawur/ abu dapur ditmabha garam dengan perbandingan 5 : 1 disebarkan ke lahan merata.

Jamur

40

Prusi/BB (bubur brodeauxsepap)

Prusi 1,5 kg; kapur mentah 1,5 kg; air 100 liter. Cara pembuatannya: larutkan prusi dengan 50 liter air menggunakan tong kapasitas 60 liter. Larutkan kapur dengan air 50 liter di dalam tong 110 liter. Tuangkan air prusi ke dalam ke dalam cairan kapur sambil diaduk-aduk. Waktu menuangkan jangan terbalik, cairan kapur dituangkan ke cairan prusi.

Jamur.

Kontrol dengan menyelupkan pisang, kalau pisang masih ada tayengnya perlu ditambah air sehinga pisang bersih.

41

Sente

Cacahan sente sebarkan ke sawah yan terserang yuyu.

Yuyu yang mritili dan mati.

42

Gamal/ Gliricidia

Daun dan batang ditumbuk lalu diberi sedikit air lalu diambil ekstraknya.

Untuk mengusir berbagai serangga.

43

 

Tomat

Toat batangn daunya didihkan dengan air, biarkan sampai dingin lalu disaring.

Ulat dan lalat hijau.

44

Rumput mala

Tangkai bakar (yang dikeringkan terlebih dahulu) dekat tanaman.

Mengusir serangga.

 

45

 

Dringo

Akar dibuat tepung lalu dicampur dengan air.

Berbagai jenis serangga.

46

Kemangi

Daun segar atau kering direbus lalu disaring.

Berbagai jenis serangga.

Disemprotkan.

47

Mindi

150gr daun segar atau 50gr daun kering terutama daun pucuk, direndam air 1 lt selama 24 jam, selanjutnya disemprotkan

Mengusir serangga belalang

48

Biji Mindi Biji mindi 1/4kg ditumbuk/digerus dicampur air 1 lt disaring dijadikan 5 -7 lt dtambah 2 sendok the dan 2 sendok makan minyak tanah Ulat daun. Disemprotkan

49

Batang laos Batang laos ditancapkan dipinggir petakan, dibalih ubi laos diatas pemasangan diatur dengan jarak 5m Perangkap walang sangit

50

Minyak tanah Minyak tanah 6 lt, sabun batangan ½ kg, air 12 lt. sabun diris-iris, dimasukkan ke air, didihkan lalu dimasukkan minyak tanah diaduk merata. Aplikasi 250-500cc dengan air 17lt. Wereng

51

Daun muris 50 lbr daun muris ditumbuk halus direndam air 1 lt selama 15-30mnt setelah itu disaring dilarutkan dengan air 48 lt lalu disemprotkan Wereng coklat

52

1 timba daun muris, bawang putih 20 siun, jerangu 1 gengam, ditumbuk halus direndam dalam air 15 lt selama 2 hari lalu disaring. Aplikasi 1 lt ditambah air 14-17 lt Walang Sangit

53

Buah gadung 2 kg ubi gadung diparut, diperas ditambah air 50 lt. aplikasi 250cc untuk 14 lt air disemprotkan Hama trip pada cabe

54

Ramuan 9 bahan 10 kg gadung, 10 kg jengkol, 5 kg bupinang, 5 kg klika pule, 5 kg brotowali, 3 kg johar, 3 kg, daun klireside, ½ kg kapur sirih, semua adonan dihaluskan lalu masukkan dalam drum tambahkan air 2 kali adonan. Ditutup rapat selama 2 atau 3 minggu agar membusuk. Setelah busuk air siap diaplikasikan dengan ukuran 1 : 4. Pengendalian hama padi, sayuran, dan palawija

55

Ramuan 16 bahan 2 kg daun mindi, 2kg daun mahoni, 2kg daun legume, 3kg gadung, 2kg daun ehing, 2kg daun bengle, 2kg daun ketepeng kebo, 2kg daun keningkir, 2kg daun pocong, 2kg daun rondonoleh, 3kg daun koropanit, 2kg gamping, 5kg daun namtoro, 2kg daun orok-orok, 2kg daun klereside, 15kg kotoran sapi.

Semua bahan dimasukkan dalam karung, lalu dimasukkan kedalam drum yang berisi ar setengahnya. Tutuplah rapat selama 15 hari. Setelah itu siap digunakan.

Walang sangit, wereng, burung, dan lainnya

56

EM Lestari I Bahan sari buah (buah apa saja diambil sarinya) campur dengan tetes/nira, badeh/gula, diencerkan seperti tetes. Perbandingan 1:1 ,diamkan selama 24 jam agar fermentasi.

Pupuk cair/ proses pengomposan

57

EM Lestari II 1 lt air leri, 10 sendok makan EM Lestari 1, 10 sndok makan alkohol, 10 sendok makan cokah, 1 ons gula pasir. Semua bahan dicampur jadi satu dalam derigen lalu didiamkan selama 15 hari, setiap pagi dan sore dikocok agar merata. Aplikasi dengan 1 sendok makan dicampur air 1 lt.

Mengendalikan weren, ulat, ahpit

58

Ubi bawang putih

100 g bawang putih, ½ lt air, 10 g sabun, 2 sendo makan minyak mineral.

Caranya: ubi bawang putih dihaluskan lalu dicampur dengan mineral direndam selama 24 jam. Setelah itu sebun dilarutkan dengan air ½ lt dicampur rendaman bawang dan minyak mineral sampai merata, disaring dapat digunakan dengan dilarutkan dalam air 10 lt

Aphit, ulat grayak

59

Ubi bawang putih

Rendamlah 3 siung bawang putih dalam paralin selama 2 hari selanjutnya ditambah air 10 lt dan 1 sendok makan sabun, diaduk merata

Mengendalikan hama dan penyakit tanaman

-

-

-

-

10 comments on “Contoh-contoh pestisida alami

  1. o o bagus sekali, tolong disertakan istilah yg belum diketahu ex: prusi, minyak mineral n jika beli dimana + fungsi dari macam2 bahan tersebut.

  2. Terima kasih sharenya sangat bermanfaat, saya mulai mencoba untuk bertani dengan menggunakan pupuk organic dan pestisda alami. Sudah 3 tahun menanam padi metode SRI tanpa pupuk kimia, alhamdulillah mulai meningkat hasilnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s